Garden Gathering BPW BEA Jabar, Pj Walikota Bandung Ingatkan Soal Penyalahgunaan Profesi

  • Whatsapp
Staf Ahli Walikota Bandung, Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Entol Moh Ricky Gustiadi, ATD, SE, MT, didampingi Ketua BPW BEA Jawa Barat Asep Suherman meninjau sejumlah booth vendor yang menampilkan beragam produk penunjang perawatan gedung berkualitas, Sabtu (4/5/2024) kemarin.

BANDUNG, AMC.co.id – Pj Wali Kota Bandung Ir.Bambang Tortoyuliono, M.M mengingatkan soal penyalahgunaan profesi yang berujung pada permasalahan hukum.

Hal tersebut disampaikan Pj Walikota Bandung melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Entol Moh Ricky Gustiadi, ATD, SE, MT, pada Acara Garden Gathering Building Engineers Association (BEA) Jawa Barat di Bumi Sangkuriang Jl. Kiputih No.12, Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, Sabtu (4/5/2024) kemarin.

“Sudah banyak berita yang menggambarkan kita tentang penyalahgunaan profesi yang berakibat permasalahan hukum. Kita tentu tidak ingin anggota BEA tersandung masalah hukum. Karena kalau hal itu terjadi, maka rusaklah para ahli teknik profesi Indonesia di mata masyarakat,” pesannya.

Meskipun begitu, BPW BEA Jawa Barat diharapkan terus mengembangkan soft skill bagi para ahli teknik engineering dalam rangka menghadapi persaingan global.

“Semoga kegiatan ini memberikan pengetahuan bagi ahli teknik gedung se Jawa Barat dan semakin profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya di masa depan,” tulis Bambang.

Pj Wali Kota Bandung Bambang menambahkan, bahwa persaingan profesi dari waktu ke waktu samakin ketat.

“Bukan saja persaingan antar anak bangsa, tetapi juga berkompetisi SDM di seluruh perusahaan antar dunia yang memiliki reputasi global,” ujarnya.

Menurutnya, kompetensi harus terus ditingkatkan karena seiring perkembangan waktu harus mampu menangkap persaingan profesi tersebut.

“Harus bisa menangkap persaingan, profesi kompetensi kini sudah menjadi suatu keharusan karena pekerjaan dilakukan menyangkut keselamatan manusia. Dengan kopetensi yang dimiliki Insya Alloh anggota BEA akan bisa memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan dan kualitas maksimal dalam kinerjanya.” tambah Bambang.

Ia bersyukur, keberadaan BPW BEA Jawa Barat sangat memperhatikan kopetensi profesi.

“Saya sangat bersyukur, BEA memperhatikan masalah kompetensi profesi bagi anggotanya. Banyak manfaat keahlian yang dimiliki anggota BEA, karena banyak pernak-pernik perawatan gedung yang harus dikuasai,” katanya.

Selain pengetahuan tambahan, banyak vendor yang hadir menjadi partnership atau kemitraan terhadap terlaksananya pembangunan gedung.

“Saya yakin, anggota BEA merupakan ahlinya dalam pekerjaan perawatan gedung. Namun, saya ingin mengingatkan dalam kompetensi profesi tidak ada keterampilan pengetahuan yang harus di kuasai tapi juga sikap antusiasme dalam profesinya terutama soft skill dan nilai bisa terus dipupuk,” tambah Bambang.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat sanggup berinteraksi dengan mintra kerja.

“Saya menyarankan kepada semua pihak melakukan soft skill pada anggotanya supaya bisa berkompetisi secara kebaikan dalam menjalankan profesinya,” jelas Bambang.

Selain itu, masih dikatakan Pj Walikota Bandung, pengembangan soft skill bersamaan dengan penguasaan teknik keterampilan, pengetahuan dan perawatan gedung membutuhkan kerjasama banyak pihak.

“Tepatlah Acara Gethering ini mengambil tema ‘Work Together In Harmony’ sebab jika bekerjasama secara harmonis permasalahan yang timbul akan bisa diselesaikan secara baik,” ujar Bambang.

Oleh sebab itu, komunikasi dan sinergi antar pengurus anggota organisasi, mitra asosiasi, pemerintah dan para ahli pembangunan gedung dalam segala level seluruh Indonesia harus diperkuat.

“Sehingga para ahli bangunan di Indonesia bisa memenangkan persaingan para ahli dari negara lain,” pungkasnya.

Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Jawa Barat (Jabar) Building Engineers Association (BEA) Asep Suherman dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak.

Asep Suherman menambahkan, pada Acara Garden Gathering ini juga melibatkan 62 booth yang menampilkan beragam produk berkualitas terkait pembangunan gedung.

“Kegiatan Garden Gathering ini selain melibatkan seluruh anggota BEA se Jawa Barat juga dihadiri oleh para undangan Engineers dari luar kota seperti Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan wilayah lain,” kata Asep Suherman.

Ia berharap kegiatan Garden Gathering ini selain menjadi ajang silaturahmi juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan baru.

“Selamat menikmati kegiatan gethering di Bumi Sangkuriang ini bisa menjadi inspirasi dalam menjalankan pekerjaan kelak,” pungkas Asep Suherman.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *