Miris !!! Program PTSL Yang Tidak Sesuai SKB 3 Mentri Biaya 600 ribu di Desa Pekutan Purworejo

  • Whatsapp

Purworejo, AMC.co.id – Program PTSL yang mana di masyarakat sebut dengan istilah sertifikasi tanah merupakan wujud pelaksanaan dari kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah milik masyarakat.

Kendati demikian banyak masyarakat yang belum tau dan tidak mau tau.
SKB 3 mentri memutuskan Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) berkisar Rp 150 000 ambang batas 250 000. PTSL yang sangat membantu masyarakat tingkat bawah terutama didesa desa.
yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan dalam suatu wilayah desa atau kelurahan.

Senada dengan hal diatas kami konfirmasi lewat sambungan telpon Kamis 21/3/2024 dengan kades Pekutan Bapak fajar, menjelaskan kalu didesa pekutan program ini ditarif 600/bidang tanah yang mana diikuti kurang lebihnya 1000 pemohon,dan Awak media berusaha ketemu langsung di kediaman kades Sabtu 23/03/2024, siang di Desa Pekutan rumahnya, menyampaikan,” emang benar semua kena biaya 600 ribu tiap bidangnya,’ dan semua sudah disepakatin dari pihak Porkompicam juga hadir mengetahui adanya biaya pembuatan PTSL 600 ribu,” ucap kades Pekutan.

Beliau memohon agar kami melanjutkan konfirmasi dengan ketua panitia.

Lebih kurang Pukul 12 00 wib kami konfirmasi via tlp dengan ketua panitia PTSL Sdr Tugino, dengan jelas, Pak tugino juga memberi penjelasan yang sama dengan Pak Fajar (kades pekutan). Pak tugino menberi penjelasan kalu ditahun 2018 kemaren PTSL yang digelar di desa pekutan ditarif kisaran Rp 500 000/bidang tanah.dan untuk tahun ini program tahun 2023 panitia penyelengara menaikan jadi Rp 600 000/bidang tanah jelasnya

Sebagai ketua panitia pak tugino selalu berada di lapangan/diluar jadi beliau kurang begitu faham jelas hal tersebut,
Untuk program ini semua sudah selesai dan jadi sertifikat, keluh beliau ada yang bayar dan banyak juga yang belum membayar ujarnya,

Tanggapan warga Desa Pekutan, Bayan yang tidak mau disebutkan namanya saat di konfirmasi awak media memberikan respon ,” kalau menurut saya emang diluar peraturan semestinya biaya sampe 600 ribu,kadang warga ikutan soalnya semua pada kena biaya 600 ribu jadi mau tidak mau ya segitu, soalnya sudah ditentukannya harganya 600 ribu,padahal di luar Purworejo seperti di Wonosobo,kalau ada pungutan pembiayaan PTSL melebihi 300 ribu saja harus dilaporkan,” tutur warga yang tidak mau di sebut namanya.

Sampai saat berita ini diterbitkan Bapak Camat Bayan Dwi Cahyo Hadisaputro, saat dihubungi awak media untuk dimintain konfirmasi lewat Panggilan hp tidak diangkat,dan lewat pesan WhatsApp tidak di balas.

Semoga adanya dugaan pungutan dalam progam PTSL yang signifikan mencapai 600,000 ini pihak terkait segara mengetahuinya,dan memberikan edukasi supaya masyarakat tidak bingung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *